Saturday, July 28, 2007

Tuhan dalam Sudut Pandang Ikan Mas Koki

Suatu hari di sebuah akuarium, dua ekor ikan mas koki sedang berbincang-bincang.
Ikan Mas Koki 1, "Sebenarnya Tuhan itu ada nggak sih?"
Ikan Mas Koki 2, "Tentu saja ada. Kalau tidak, siapa lagi yang akan mengganti air dan menjatuhkan makanan dari langit?"

Friday, July 27, 2007

Kisah 10 Perintah Tuhan


Konon, 10 Perintah Tuhan sebenarnya bukan untuk bangsa Israel, melainkan untuk bangsa lain. Tetapi bangsa lain yang ditawarkan justru malah menolak.

Begini kisahnya;

Suatu waktu malaikat mendapat perintah untuk memberikan 10 Perintah Tuhan pada umat manusia, berangkatlah malaikat ke Bumi dan mendatangi tempat-tempat di belahan dunia.
Malaikat pun berangkat ke Italia dan membuka percakapan dengan orang Italia. 

Malaikat mengajukan penawaran, "Hei orang Italia, kalian mau perintah Tuhan nggak?" 

Orang Italia bertanya, "Apa isinya?"

Malaikat menjawab, "Ada banyak, tapi buatmu saya tawarkan untuk jangan membunuh!"

Orang Italia langsung menolak, "Maaf deh, kami ini mafia, membunuh adalah kegiatan kami Pergilah jauh-jauh sana!" Sambil mengusir malaikat.

Sebal dengan jawaban orang Italia lalu malaikat terbang ke Rusia dan kembali terlibat percakapan dengan orang Rusia, "Hei orang Rusia, mau perintah Tuhan nggak?"

Orang Rusia bertanya, "Apa Isinya?"

Malaikat menjawab, "Ada banyak. Tapi sepertinya untukmu yang baik adalah perintah untuk menyembah Tuhan!"

Orang Rusia pun menolak mentah-mentah, "Maaf deh, kami atheis. Nggak percaya sama Tuhan! Jadi, mohon maaf saja ya..."

Gagal memberikan pada orang Rusia, malaikat pun terbang ke Cina, kemudian membuka percakapan dengan orang Cina, "Hei orang Cina, mau perintah Tuhan nggak?"

Orang Cina bertanya, "Apa isinya?"

Malaikat menjawab, "Jangan berdusta!"

Orang Cina juga menolak, "Maaf deh, kami ini pedagang, menipu adalah suatu keharusan dalam usaha kami! Sudahlah, tawarkan saja ke orang lain, yang pasti kami tak mau!"

Malaikat frustrasi. Sudah 3 bangsa ditawari Perintah Tuhan tetapi semuanya menolak. Akhirnya malaikat terbang ke Israel, negeri yang terkenal akan pembangkangan dan kekikirannya. Siapa tahu mereka mau, gumam malaikat.

Kemudian, malaikat memulai percakapannya dengan orang Israel, "Hei orang Israel, kalian mau perintah Tuhan nggak?"

Orang Israel bertanya, "Bayar nggak?"

Malaikat menjawab, "Nggak! Ini gratis!"

Tanpa berpikir panjang orang Israel langsung berkata, "OK deh. Kalau begitu kami minta SEPULUH!"

Tuesday, July 24, 2007

Comprachicos



Eropa pada abad ke 17, dikenal suatu tindak kejahatan penculikan anak-anak yang dilanjutkan dengan membentuk mereka menjadi makhluk aneh.

Tindak kejahatan ini disebut "Comprachicos". Di mana anak-anak itu dihambat pertumbuhannya dengan dipasangi topeng besi permanen atau dibentuk muka aneh dengan sengaja. Selanjutnya, anak-anak bermuka aneh ini dijual kepada para bangsawan sebagai mahluk langka.

"The Man in the Iron Mask" karya Alexander Dumas adalah gambaran tentang Comprachicos di masa itu di mana seorang anak diculik dan kemudian dipasangi topeng besi.

Contoh lain adalah pada "The Man Who Laughs" karya Victor Hugo, menceritakan tentang seorang anak yang selalu tersenyum karena wajahnya dibentuk demikian akibat Comprachicos.

"Quiet Riot", grup musik Heavy Metal asal Los Angeles, California yang jaya di tahun 1980-an, mengambil simbol Comprachicos sebagai bagian dari ciri-ciri musik mereka.

Saturday, July 21, 2007

Bunga Untukmu, Tiap Kali... (Versi Suami)



Tentang perempuan lagi... Gw edit dan gw ganti jadi versi suami.
Ehmmm... Jangan jahat-jahat sama perempuan ya?

Sedih...

Aku memberinya bunga hari ini...

Hari ini bukan hari istimewa dan bukan hari ulangtahunnya. Semalam untuk pertama kalinya kami bertengkar dan aku melontarkan kata-kata menyakitkan hingga ia menangis. Aku menyesal telah menyakitinya dan aku pun memeluknya. Emosiku kalap dan tak terbendung lagi hingga aku menyakitinya. Kuberikan bunga padanya sebagai permintaan maafku. Ia pun memaafkanku...

Aku memberinya bunga hari ini...

Hari ini bukan ulangtahun perkawinan kami atau hari istimewa kami. Semalam aku menghempaskannya ke dinding dan mencekiknya. Ia bangun dengan memar dan rasa sakit di sekujur tubuh. Tangisnya tak terbendung meski itu tak sepadan dengan rasa sakit di hatinya akibat ulahku. Anak-anak hanya bisa memandang bingung dan ikut menangis bersamanya. Aku kembali menyesalinya. Aku pun memeluknya, mencium keningnya dan meminta maaf serta memberikan bunga padanya hari ini sebagai tanda penyesalanku. Kembali, ia selalu memaafkanku...

Aku memberinya bunga hari ini...

Hari ini bukanlah hari Ibu atau hari istimewa lain. Semalam aku memukulnya lagi, lebih keras dibanding waktu-waktu yang lalu. Ada warna biru di pelupuk matanya akibat tinjuku. Tangisnya tak keluar, hanya air mata yang mengalir dan rasa sakit di fisik dan di hati yang ditahannya dalam-dalam. Aku tahu, ia tak tahan mengadapi emosiku dari hari ke hari yang tak kunjung mereda. Aku pun tahu ia ingin meninggalkanku, tapi aku juga tahu, ia tak berani meninggalkanku. Ia tak punya uang untuk lari dariku bersama anak-anak. Emosiku surut ketika anak-anakku menangis bersamanya dan memeluknya, menghapus air matanya. Kupeluk lagi ia dengan hati yang kacau dan perasaan bersalah. Aku sangat menyesalkan kejadian yang berulang-ulang itu, aku meminta maaf dan memberinya bunga hari ini. Lagi-lagi, ia selalu memaafkanku dan terus memaafkanku...

Aku memberinya bunga hari ini...

Hari ini adalah hari teristimewa untuknya, ini adalah hari pemakamannya... Hari terakhir di mana ia lepas dari rasa sakit yang selalu membayanginya tiap kali bertemu denganku. Dari balik penjara aku membayangkan pertengkaran terhebat kami tadi malam. Aku membenturkan kepalanya ke tembok berkali-kali hingga lunak tempurung kepalanya dan darah pun mengucur deras. Ia terjatuh terjerembab dan menghembuskan nafas terakhirnya di hadapanku. Anak-anak menangis ketika melihatnya membujur kaku dan tak bergeming. Mereka memeluknya,
membangunkannya dan mengguncang-guncangkannya, namun tak juga bangun. Aku pun tersadar, sampai polisi memborgolku dan menggiringku ke mobil tahanan. Aku tak bisa menghadiri pemakamannya, hanya bunga dan lagi-lagi bunga yang bisa kuberikan padanya, kali ini lewat penjara. Kalau saja aku bisa membendung emosiku, aku tak perlu memberikan bunga lagi untuknya...

Anonymous

Tuesday, July 17, 2007

Salah Persepsi tentang Cinderella



PERCAYA ATAU TIDAK, bila mengeja suatu kata dianggap sesuatu hal yang tidak penting, Cinderella harus memakai sepatu yang salah untuk selama-lamanya.


Cinderella, dongeng klasik yang hampir seluruh penduduk dunia mengetahuinya. Menurut penelitian SurLaLuneFairytales.com, sumber awal cerita Cinderella justru berasal dari China, ditulis oleh Ch'eng-shih di pertengahan abad ke 9 (850-860 M). Pangeran dalam cerita ini dikenal sebagai Yeh-shen, namun tidak disebutkan siapa nama ibu peri dalam cerita versi awal ini.

Referensi kisah Cinderella selanjutnya ditulis ulang di abad ke 16 oleh sastrawan Jerman yang tidak diketahui namanya. Dalam tulisan ini mulai ditambahkan cerita tentang ibu peri, tentang kereta labu dan tentang binatang-binatang kecil seperti tikus dan tupai atau cerpelai yang menolong Cinderella. Sampai selanjutnya di tahun 1697, seorang Perancis yang bernama Charles Perrault menyalin kisah Cinderella ke dalam bahasanya sendiri, dengan judul Contes de ma Mere L'Oye.

Dalam kisah Cinderella sebelumnya, sepatu Cinderella terbuat dari bulu tupai berwarna putih dan abu-abu. Bahasa Perancis untuk kata bulu adalah 'vair'. Charles salah menyalin, bahwa sepatu Cinderella terbuat dari 'verre', yang bunyinya sama dengan 'vair', namun berbeda artinya yaitu 'kaca'.

Sejak itulah anak-anak sedunia membayangkan ada sebuah sepatu kaca yang berkilauan yang tertinggal di atas tangga istana, dan mereka terheran-heran mengapa mereka tidak pernah melihat sepatu seperti itu dalam kehidupan nyata.


Thursday, July 12, 2007

Percobaan Empat Ekor Cacing - Sebuah Antithesis


Sekumpulan ilmuwan parasitologi berkumpul membahas rencana penelitian mereka tentang Enterobius vermicularis, yaitu jenis cacing yang biasa bertelur di peri-anal. Telur-telur itu hanya bisa diambil, dilihat dan diteliti dengan bantuan mikroskop untuk dilakukan diagnosa atas hipotesa awal..

Permasalahannya, mereka mencoba meneliti hal-hal yang menyebabkan Enterobius vermicularis ini dapat bertahan hidup dan bagaimana dengan hal-hal yang membuatnya tak mampu survive. Dalam penelitian tersebut, diambillah 4 ekor cacing dimasukkan ke dalam botol. Masing-masing botol berisi:

Cacing 1 dalam botol berisi alkohol
Cacing 2 dalam botol berisi asap rokok
Cacing 3 dalam botol berisi cairan sperma
Cacing 4 dalam botol isi tanah

beberapa hari hari kemudian:

cacing 1 dalam botol berisi alkohol - mati
cacing 2 dalam botol berisi asap rokok - mati juga
cacing 3 dalam botol berisi cairan sperma - apalagi, mati tanpa ampun
cacing 4 dalam botol isi tanah - hidup sehat walafiat

Kesimpulan dari percobaan ini adalah:

Selama banyak minum minuman keras, banyak merokok dan banyak melakukan hubungan seks, dijamin tidak akan terkena cacingan!


Wednesday, July 11, 2007

Pantun Orang 'Resign'

Buka-buka file lama, nemu tulisan ini. Jadi inget kegoblokan saya saat keluar dari kantor lama dulu. Setiap keluar dari kantor lama, selalu saja meninggalkan kegoblokan-kegoblokan yang selalu diingat dan dikenang temen-temen kantor lama sebagai kegilaan mengakut saya yang tak kunjung sembuh...

Mau percaya mau nggak, saat keluar dari Indovision 31 Mei 2005, saya bikin resignation letter dalam bentuk pantun. Mantan atasan dan HRD di kantor lama cuma geleng-geleng kepala ngeliatnya.

Terserah juga gimana nyikapinnya...

Setidaknya, setiap saya keluar dari kantor lama, saya selalu nyertain 3 laporan:
  • Report of Job Progress Laporan pertanggungjawaban pekerjaan selama kerja di tempat tersebut. Progress apa aja yang sudah saya buat, kendala-kendala yang saya alami dalam bekerja, serta hal-hal yang belum sempat dilaksanakan. Semuanya memudahkan orang yang menggantikan saya nanti dalam mengikuti sistem dalam bekerja di tempat tersebut.
  • Report of Job Replacement Laporan mengenai data-data yang pernah saya buat dan saya tinggalkan untuk nantinya diteruskan orang yang menggantikan saya. Tidak ada yang saya delete atau sabotase.
  • Report of Using Device Laporan pemakaian alat saat saya bekerja di tempat tersebut. Di mana ketika ada kerusakan, atau apa, saya tidak jadi tertuduh, karena ketika saya tinggalkan, semua ada laporannya dan ditandangani. Seringkali mantan karyawan jadi tertuduh untuk hal yang tidak dilakukannya dan pembelaan apapun menjadi lemah karena nggak ada bukti-bukti yang kuat. Di lain pihak, teramat sering juga dari kita ketika keluar dari kantor lama cuma ninggalin gitu aja, nggak ada yang ditinggalkan meski cuma kebaikan dan nama baik kita di kantor lama. Ketika ada kejadian-kejadian seperti ini, yang ada sudah saya sangat saya antisipasi dan sangat hindari dari awal-awal.
Semuanya itu saya sertakan sebenar-benarnya dan sedetail mungkin, ditandatangani oleh mantan atasan dan HRD sebagai saksi. Saya cuma berusaha untuk menerapkan sisi profesionalisme, meski saya sangat sadar saya sangat jauuuuhhh.. dari kata profesional itu sendiri... Selebihnya itu masih "lurus-lurus" saja, yang nggak "lurus" cuma resignation letter-nya. Selalu aja nggak pernah beres dalam penulisannya...

Ehmmm... Perlu saya tekankan, saya ini masih sangat-sangat waras lho, setidaknya di dunia saya sendiri, mungkin bukan di dunia kalian, ha ha ha...


Pantun Orang 'Resign'
Oleh: Luqman Hakim


Maen catur di rumeh Haji Husin, ilang banyak guwe punya pion
Dua tahun udeh guwe lakonin, banyak kenangan di Indovision

Emang kecil tuh ayam kate, jadi sakit bulunye dicabut
Guwe pengen ungkapin kate, ngomongin ini sebelom cabut

Ade mobil ditimpuk batu, batunye ngenain kaca spion
Ape gunenye menggerutu, selame masih di Indovision

Hidup rasenye suseh bener, kalo nyang ade ngeluh melulu
Udeh kerja aje nyang bener, bukannye emang kudu begitu

Tuhan emang nyiptain kite, pasti ade alesannye
Cakep ape jelek adenye, bukan itu nyang utame

Tetep bekerje juge berusahe, emang entu modal utame kite
Tetep dijage kompaknye kite, jangan tumbuhin saling nggak percaye

Kadang hidup nggak selamenye lurus, kudu dilewatin cobaannye
Kalo kite ngerase kagak diurus, jangan negatif pikiran kite

Buang aje semue akal bulus, jangan ade beling di hati
Inget aje Tuhan Maha Mengurus, seluruhnye masalah ini

Dari pesuruh sampe direktur, udeh pasti kite orang juge
Semue udeh ade nyang ngatur, tinggal ngikutin sistemnye aje

Perbedaan kenape dibuat, dibuat bukan ngelawan kodrat
Tuhan maunye kite ngeliat, segalanye udeh tersirat

Jadi orang nggak pernah puas, ade aje nyang diingini
Kalo masih aje nggak puas, nyok kite bace sajak ini:

Jika kau tak mampu menjadi pohon meranti di puncak bukit,
jadilah semak belukar di lembah,
jadilah semak belukar yang teranggun di sisi bukit

Kalau bukan rumput, semak belukar pun jadilah

Jika kau tak boleh menjadi rimbun,
jadilah rumput
dan hiasi jalan di mana-mana

Jika kau tak dapat menjadi ikan mas,
jadilah ikan sepat,
tapi jadilah ikan sepat terlincah di dalam paya

Tidak semua orang dapat menjadi nakhoda,
lainnya harus menjadi awak kapal dan penumpang
pasti ada sesuatu untuk semua
karena ada tugas berat dan tugas ringan,
di antaranya dibuat yang lebih berdekatan

Jika kau tak dapat menjadi bulan,
jadilah bintang

Jika kau tak dapat menjadi jagung,
Jadilah kedelai

Bukan dinilai kau kalah atau menang,
tapi jadilah dirimu sendiri yang terbaik
Douglas Mallock


Jalan-jalan di kebonnye Dille, liat kepompong di daun singkong
Kalo kite dikasih kuase, jangan belagu dan jangan sombong

Makhluk halus emang kagak berupe, apapun die namenye
Kagak selamenye orang kuase, ntar juge ade akhirnye

Emas nih tinggi nilainye, uang belinye kagak sedikit
Loyang nih murah hargenye, tetep bernilai biar sedikit
Kaleng nggak ade hargenye, malahan jadiin sumber penyakit
Plih aje jadi ape, cerminan nyang sehat atau nyang sakit

Jadi emas seharusnye kite, tetep berharge apapun bentuknye
Jadi loyang setidaknye kite, sedikit hargenye tapi nggak ape
Jadi kaleng jangan sampe kite, udeh berkarat nggak ade nilainye
Jadi kaleng ibaratnye kite, bikin masalah sekitarnye aje

Sembilan bulan nungguin lahiran, nungguin bayi pujaan hati
Analogi ini perumpamaan, ungkapan hati cerminan diri

Sakit jiwa guwe bertambah parah, nginget kelakuan kayak begini
Kalo pantun ini bikin lo marah, maafin deh omongan guwe ini

Pantun ini pantun suke-suke, langsung tercetus begitu aje
Kagak ade maksud ape-ape, cuma omongan ape adenye

Pantun ini pantun ceria, penghibur hati gundah-gulana
Guwe pamit buat semua, janganlah tersinggung serta-merta

Luqman Hakim
(Mantan) Creative/Graphic Designer
PT Matahari Lintas Cakrawala (INDOVISION)
Penulis tengah menjalani terapi medis penyembuhan sakit jiwa